Ahok Temui Demonstran, Janji 'Adu' Kepala Dinas dengan Buruh

Hari Ke-9 Jokowi

Ahok Temui Demonstran, Janji 'Adu' Kepala Dinas dengan Buruh

Ray Jordan - detikNews
Rabu, 24 Okt 2012 12:09 WIB
Ahok Temui Demonstran, Janji Adu Kepala Dinas dengan Buruh
Ahok temui buruh (Jordan/ detikcom)
Jakarta - Demonstran buruh yang menggelar aksinya di depan Balaikota DKI Jakarta mendapat respon dari tuan rumah. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama keluar dari kantornya dan menemui ribuan demonstran yang memadati Jl Medan Merdeka Selatan.

Pantauan detikcom, Rabu (24/10/2012), pada pukul 11.15 WIB, Ahok dengan baju dinas warna coklat melangkahkan kakinya ke halaman Balaikota. Dengan ditemani 3 aparat Satpol PP, Ahok menemui para buruh.

"Naik mobil komando Ahok!" teriak demonstran ketika Ahok hendak berdialog dari balik pagar Balaikota.

Ahok pun keluar menuju Jl Medan Merdeka Selatan naik naik ke bak mobil yang berisi sound system. Pertama kali dia menyampaikan permintaan maafnya karena Gubernur DKI Jokowi tidak bisa datang menemui mereka.

"Pertama saya sampaikan mohon maaf, Pak gubernur dan kami lagi membahas soal anggaran. Saya tadi membahas kartu sehat dan kartu pintar," tuturnya.

Soal tuntutan buruh yang meminta kenaikan upah minimum provinsi (UMP), Ahok mengaku sedang meminta kajian ke kepala dinas tenaga kerja terkait biaya kehidupan sehari-hari di Jakarta. Namun keterlibatan kepala dinas ditolak oleh demonstran.

"Rp 3 juta Pak!" teriak buruh.

"Jangan sama kepala dinas pak! Kami tidak mau sama kepala dinas!" teriak buruh lagi.

Ahok menjelaskan keterlibatan kepala dinas mutlak perlu. Dia berjanji akan 'mengadu' kepala dinas dengan perwakilan buruh untuk mengetahui siapa yang bicara berdasarkan data dan fakta.

"Kita minta pecat kepala dinasnya Pak!" teriak buruh.

"Maksud saya begini, saya justru mau tarik kepala dinasnya, nanti kalian kasih bukti-bukti di depan kepala dinas. Kalau dia tidak mau bertobat, dia kita pecat," jawab Ahok yang disambut tepuk tangan ribuan buruh.

Ahok menegaskan UMP di Jakarta harus lebih tinggi dari daerah lain. "Itu jelas," katanya.

"Setuju Pak. Kalau tidak terbukti nanti kita pulangkan ke bangka belitung ya kawan-kawan," teriak buruh.

Usai bertemu demonstran, kini Ahok menggelar pertemuan dengan perwakilan buruh di ruangannya.

(gah/gah)


Berita Terkait