Ahok Diskusi dengan PD Pasar Jaya Bahas Apartemen di Atas Pasar

Hari ke-9 Jokowi

Ahok Diskusi dengan PD Pasar Jaya Bahas Apartemen di Atas Pasar

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 24 Okt 2012 09:26 WIB
Ahok Diskusi dengan PD Pasar Jaya Bahas Apartemen di Atas Pasar
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bertemu direksi PD Pasar Jaya yang mengelola pasar di Jakarta. Dalam pertemuan itu dibahas konsep apartemen murah di atas pasar.

"Kita tertarik di Pasar Rumput, pasar tetap sama, tapi pedagang pasar tidak diusir," jelas Ahok di balai kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (24/10/2012).

Nantinya, dengan konsep apartemen di atas pasar itu, warga yang tinggal di pinggir sungai atau di tempat kumuh akan diajak tinggal di apartemen murah itu. Mereka tentu mau kalau rumah mereka berada di dekat tempat kerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka termasuk masyarakat berpenghasilan rendah. Jadi kalau kita mau buat rumah yang jauh dari tempat kerja, mereka tentu akan kesulitan ekonomi," tutur Ahok yang memakai seragam dinas cokelat itu.

Nah, dengan konsep itu pun, Pemprov DKI akan mengkombinasikannya dengan PD Pasar Jaya. "Pasarnya kita renovasi menjadi pasar modern, tetapi pedagang pasar tidak dikenakan biaya yang mahal, pedagang tidak perlu beli hanya retribusi harian. Kalau harian mereka mampu. Sekaligus orang-orang kumuh tinggal di atas pasar dan puskesmas," tuturnya.

Nantinya, tenaga dokter Puskesmas yang berada di apartemen itu akan melayani warga dengan biaya Rp 5-7 ribu per pasien. "Bayangkan setiap warga DKI mempunyai dokter pribadi. Kalau Anda pusing, Anda tinggal turun ke bawah, orang yang belanja juga sama," terangnya.

Konsep ini sangat dimungkinkan diterapkan di pasar yang ada di Jakarta. Ahok menjelaskan, lagipula lantai 3 dan 4 pasar biasanya juga sepi. Ahok juga sudah punya konsep untuk penggunaan gedung di bangunan itu.

"Lantai 3 jadi ruang serba guna, orang susah kalau mau kawinan, nggak bisa sewa gedung, sewa saja lantai 3. Kalau sewa rumah susun selama ini ada sewa listrik, air, gas. Kalau Pak Gubernur ini digratiskan, nutupin biayanya bikin tingkat tinggi untuk umum. Tapi umum tidak bisa jual belikan atau untuk sewa," urainya.

Kelas menengah itu yang akan membayar untuk apartemen murah itu. Kelas menengah, tambah Ahok, tidak mampu beli rumah di Jakarta dan sewa apartemen. Karena apartemen sewanya pertahun. Jadi apartemen murah di atas pasar itu bisa juga menjadi solusi untuk mereka.

"Kalau sewa bulanan, kalian juga mau tinggal di apartemen, makanya kita akan duduk dengan PD Pasar Jaya yang tetap mengelola pasar. Kita rencanakan akhir tahun ini sudah ada tiang pancang," tuturnya.

(ndr/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini