"Kalau digoyang-goyang dalam evaluasi kabinet bukan urusan capres. Karena kalau urusan capres saya kira terlalu pagi. Karena goyangan yang terlalu jauh waktunya akan meninggalkan resistensi," kata politisi muda yang akrab disapa Romi ini.
Hal ini disampaikan Romi kepada detikcom, Rabu (24/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak mendapat informasi yang tegas soal ini, tapi merujuk pada tahun lalu kan reshuffle dilakukan pada bulan November," katanya.
Menurut Romi, reshuffle kabinet penting dilakukan jika menteri tidak optimal bekerja. Meskipun PPP menolak mengungkap menteri-menteri mana yang perlu direshuffle.
"Reshuffle ini bagi poresiden adalah kebutuhan bukan keharusan. Presidenlah yang harus melakukan. Tujuannya ada dua, yang pertama membangun harapan baru masyarakat dan yang kedua memperbaki kinerja menteri yang bekerja di bawah standar," nilainya.
Lantas apakah Dahlan Iskan punya masalah dengan DPR sehingga harus didorong-dorong evaluasi oleh sejumlah parpol?
"Biasanya kalau ada dorongan itu terkait kesulitan bangunan komunikasi antara menteri itu dengan DPR," tegasnya.
(van/ndr)











































