"Gedung utama sama altar rubuh, Diduga dari lelehan lilin yang jatuh. Kita turunkan 3 unit mobil pemadam," kata Ramidi, petugas pemadam Kebakaran Kabupaten Banyumas kepada wartawan dilokasi.
Menurut dia, peristiwa kebakaran di Klenteng tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu (24/10/2012). Api yang diduga berasal dari lilin tersebut langsung membesar dan merambat ke material yang mudah terbakar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara menurut Sobita Nanda, Humas Klenteng Boen Tik Bio Banyumas yang menginformasikan kepada detikcom sekitar pukul 03.00 WIB, mengatakan jika di klenteng tersebut terjadi kebakaran hebat dan baru satu unit damkar yang datang.
"Klentengnya tidak bisa diselamatkan mas, saat ini yang baru meluncur 1 unit damkar," katanya kepada detikcom.
(arb/ahy)











































