"Jadi sejak kemarin sore terjadi gesekan antara rekan mahasiswa di bem nusantara, mreka melapor ke Polres kita akomodir laporan, karena ini rekan mahasiswa menghendaki perundingan," ujar Kepala Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Saidal Mursalin saat ditemui di Polres Jakarta Timur, Selasa (23/10/2012).
Saidal menjelaskan, bentrok itu terjadi antara mahasiswa Universitas Triksakti denga kelompok mahasiswa asal Makasar, Sulawesi Selatan pada dini hari tadi. Bentrok terjadi karena salah paham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada pertemuan ini rencananya disepakati ada salah satu pihak akan mencari pelaku, kesepakatannya dimulai tadi pukul 11.00 WIB, tapi sampai pukul 13.00 WIB, mahasiswa Makasar tidak datang, namun kita tetap salah satu kelompok Mahasiswa Trisaksti tetap kita terima dan tadi kita sudah sampaikan beberapa hal ke mereka," ujarnya.
Saidal mengatakan meski proses mediasi terus dilaksanakan pihaknya akan tetap memproses laporan tersebut. "Proses tetap kita adakan, sementara belum ada tersangka, karena korban nggak tahu pelaku, saksi juga belum tahu," ujarnya.
Lebih lanjut dirinya tetap akan melakukan pencarian meskipun terdapat sangat sulit mengetahui siapa pelakunya. "Kita akan cari, karena tidak mudah mencari pelaku. Karena pada waktu itu bgitu ramai, ada 400 orang ditempat pertama kali lokasi bentrokan," tandasnya.
(edo/ndr)










































