5 Hal yang Buat Jokowi Ngetop

Hari ke-8 Jokowi

5 Hal yang Buat Jokowi Ngetop

- detikNews
Selasa, 23 Okt 2012 16:57 WIB
5 Hal yang Buat Jokowi Ngetop
Jakarta -

Sederhana

1. Sederhana

Penampilan Jokowi sangat sederhana. Saat kampanye lalu, Jokowi hanya mengenakan kemeja kotak-kotak dan celana jins. Bahkan saat menjadi Gubernur, Jokowi kerap mengenakan kemeja putih lengan panjang yang digulungnya plus celana panjang bahan warna hitam. Untuk sepatu Jokowi selalu mengenakan sepatu kanvas warna coklat diskonan dari harga Rp 300 ribu menjadi Rp 160 ribu di factory outlet di Bandung.

Saat sidak menjumpai rakyat, Jokowi juga tidak mau menggunakan voridjer. Meskipun ada 2 motor voridjer dari Dishub DKI di belakang, mobil Jokowi tetap berada di depan. Jokowi juga rela terkena macet 2 jam salah satunya saat akan ke Terminal Kampung Melayu. Tujuannya biar dia mendapat solusi mengatasi kemacetan.

"Dia tampil sederhana, nggak dibuat-buat, itu yang membuat rakyat suka," ujar Andrinof.

2. Merakyat

Jokowi paling suka mengunjungi rakyat ke kampung-kampung kumuh, padat penduduk dan gang-gang sempit. Bahkan permintaan rakyatnya untuk bersalaman, berfoto, dan tanda tangan diladeninya.

"Sama seperti Pak Ali Sadikin, suka mengunjungi rakyat," kata Andrinof.

Sambutan warga yang senang dikunjungi Jokowi juga sangat meriah. Mereka meneriakkan nama Jokowi. "Jokowi, Jokowi!". Jokowi pun memberikan senyuman pada warganya.

Gaya Jokowi juga terlihat merakyat. Dengan santainya dia makan bakso saat kampanye di pinggir jalan bersama warga RT 12 RW 04 Johar Baru, Senen, Jakarta Pusat.

"Baksonya enak banget," ujar Jokowi di Johar Baru, Senen, Jakarta Pusat, Rabu, (4/7) lalu.

3. Rendah Hati

Saat menjadi Walikota Solo, Jokowi terkenal sebagai pemimpin yang rendah hati. Jokowi berdamai dengan pedagang kaki lima (PKL) di Solo yang menolak digusur.

Setiap minggu, Jokowi mengadakan makan bareng dengan PKL hingga akhirnya PKL pun luluh.

Kerendahan hati Jokowi juga terlihat saat Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, menyebutnya sebagai walikota yang bodoh. Hal ini karena Jokowi menolak usulan Bibit yang akan menggusur bangunan bersejarah Solo untuk dijadikan mal. Namun disebut bodoh tidak membuat Jokowi marah.

Jokowi dengan rendah hati berkata bahwa dia memang bodoh dan dia heran kenapa warga Solo memilihnya sebagai walikota selama 2 periode.

Kemarahan Jokowi pada Bibit pun tidak terbukti. Saat pelantikan FX Hadi Rudyatmo sebagai Walikota Solo, Jokowi yang sudah dilantik menjadi gubernur DKI ikut berjalan kaki menyambut Bibit. Saat bertemu Bibit, Jokowi mencium tangan Bibit.

"Ya memang harus begitu. Yang lebih muda harus menghormati yang lebih tua. Yang yunior harus bersikap sopan kepada yang senior," ujar Jokowi kepada wartawan di Solo, Jumat (19/10) lalu.

Menurut Andrinof, kendati sama-sama suka turun ke lapangan, pembawaan Jokowi berbeda dengan Ali Sadikin.

"Ali Sadikin lebih tegas, dia (Jokowi) lebih manusiawi. Pendekatannya humanis," tuturnya.

4. Benahi Birokrasi

Jokowi bertekad akan membenahi birokrasi di Jakarta. Dia pun melakukan sidak ke 2 kelurahan dan 2 kecamatan. Di sana, Jokowi kecewa tidak menemukan lurah dan camat.

Bahkan loket pelayanan belum buka ketika dikunjungi pada jam 08.00 WIB. Nah atas hasil sidak itu, Jokowi akan mengumpulkan lurah dan camat se-Jakarta. Dia akan memberikan cara agar lurah dan camat memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat. Jokowi juga menyarankan kepala dinas untuk sering turun ke lapangan menemui warganya.

"Kebijakannya tentang pembenahan birokrasi patut diapresiasi," komentar Andrinof.

5. Suka Musik Rock

Jokowi sangat suka dengan musik rock. Jokowi pernah menonton konser Linkin Park saat menjadi Walikota Solo pada September 2011 lalu.

"Itu sudah kesukaannya dia. Nggak dibuat-dibuat dia suka musik rock," tutur Andrinof.

Usai dilantik menjadi Gubernur DKI, Jokowi tetap akan menonton konser musik rock. Bahkan saat konser Guns N' Roses di Jakarta pada 15 Desember 2012 nanti, Jokowi juga akan menonton grup musik cadas tersebut. Jokowi pun berniat membeli tiket festival di mana dia akan ikut berjingkrak bersama warga Jakarta lainnya.

Namun meski menyukai musik rock, Jokowi tidak anti musik lainnya seperti jazz. Pada Festival JakJazz, Jokowi yang diundang musisi jazz Ireng Maulana, ikut bergabung dengan ribuan penonton.Β 
Halaman 2 dari 6
(nik/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads