Presiden Terpilih Diimbau Laksanakan Rekomendasi KKM
Senin, 13 Sep 2004 23:06 WIB
Jakarta -
Presiden terpilih yang akan datang diserukan untuk menjalankan rekomendasi dari Kerangka Kebersamaan Minimal (KKM). Hal ini diperlukan untuk menjaga keutuhan bangsa ini. Hal ini disampaikan para tokoh agama dalam acara selamatan Kerangka Kebersamaan Minimal (KKM) di Hotel Atlet Century Park, Jl. Asia Afrika, Senayan, Jakarta, Senin (13/9/2004) malam.Acara yang berakhir pukul 22.30 WIB ini dihadiri Ketua PP Muhammadiyah Syafi'i Ma'arif, intelektual Islam Azyumardi Azra, Koordinator Gowa Farid Faqih, Komaruddin Hidayat, Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshidhiqie, Todung Mulya Lubis, Rizal Ramli, Shalahudin Wahid, dan budaywan Taufik Ismail. Juga hadir tokoh-tokoh lintas agama seperti ketua Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) pendeta Nathan Setiabudi, ketua Umum Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia Budi S Tanuwibowo, Bikshu Sukemo Mahatera (Budha), dan Ida Bagus Made Jayamarta dari Praja Niti Hindu Indonesia.Syafi'i Ma'arif, yang ditemui detikcom usai pertemuan, mengulangi seruannya dengan mengimbau pemimpin nasional yang akan datang untuk menjalankan rekomendasi-rekomendasi KKM. "Bangsa ini sudah lelah menjalankan semuanya. Dibutuhkan langkah strategis ke arah bersamaan dengan langkah minimal keutuhan bangsa," katanya.Shalahuddin Wahid, yang ditemui dalam acara yang sama, menyatakan esensi dari acara KKM bukan hanya poin-poin direkomendasikan saja, melainkan banyak hal kompleks di dalamnya."Rekomendasi minimal yang harus dilakukan agar pemerintahan berjalan.Esensi dari acara malam ini kebersamaan. Poin-poinnya silakan dibaca di sana," katanya. Yang dimaksud Gus Solah adalah rekomendasi KKM dalam rilis yang dibagikan kepada wartawan.Dalam rilis tersebut disebutkan empat rekomendasi. Yakni, pertama, kesepakatan minimal tentang konstitusionalitas. Kedua, kesepakatan minimal tentang simpul-simpul masalah transisional. Terutama pengangguran, korupsi, keamanan, pemerataan, dan kualitas pendidikan, pelembagaan demokrasi sebagai hasil reformasi.Ketiga, kesepakatan tentang pengukuran dan ukuran keberhasilan. Dan,keempat, kesepakatan tentang strategi implementasi.
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































