Raja Fahd Terima Undangan Mega untuk Hadiri KTT Nonblok
Senin, 13 Sep 2004 18:40 WIB
Jeddah -
Raja Fahd bin Abdul Aziz Al Suud telah menerima surat undangan Presiden RI Megawati Soekarnoeputri untuk menghadiri pertemuan puncak negara-negara nonblok yang akan diselenggarakan di Indonesia.Menurut pemberitaan sejumlah koran harian Arab Saudi, Senin (13/09/2004), undangan Presiden Megawati disampaikan utusan khusus Ali Alatas di Istana Kerajaan ?As Salam? Minggu (12/9/204) kemarin, sekaligus menyampaikan salam penghargaan dan kehormatan dari Presiden. Ali Alatas, sebagai utusan khusus Pemerintah RI, juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghormatan kepada Yang Mulia Raja Fahd atas kesediaannya menerima kunjungan resminya pertanda jalinan hubungan yang kuat antara Kerajaan Arab Saudi dengan Indonesia. Kemudian Raja Fahd menyampaikan balik ucapan penghargaan dan penghormatan kepada Presiden Megawati. Ali Alatas yang didampingi Muhammad Maftuh Basyuni, Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi dan Kesultanan Oman, menyatakan Indonesia sangat mengharapkan kehadiran Kerajaan Arab Saudi dalam pertemuan puncak nanti mengingat pentingnya pertemuan tersbut dan sebagai pemimpin dunia. "Indonesia telah menyempurnakan berbagai persiapan berkaitan pelaksanaan pertemuan puncak negara-negara nonblok dan akan dilaksanakan perayaan 50 tahun berlangsungnya pencetusan negara-negara nonblok", tambah Ali Alatas.Ditempat yang sama, Putra Mahkota Pangeran Abdullah bin Abdul Aziz Al Suud, Deputi Pertama Perdana Menteri dan Ketua Pertahanan Keamanan Kerajaan Arab Saudi, menerima kunjugan resmi Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Kerajaan Bahrain, Syekh Muhammad bin Mubarak Al Khalifah.Pada waktu yang sama Putra Mahkota Pangeran Abdullah bin Abdul Aziz Al Suud, juga menerima Ali Alatas menyampaikan surat resmi dari Presiden Megawati tentang undangan menghadiri pertemuan puncak negara-negara nonblok. Pangeran Abdullah juga menyampaikan ucapan penghargaan dan kehormatan kepada Presiden Megawati.Dalam pertemuan tersebut turut menyambut sejumlah Dewan Kerajaan Arab Saudi antarnya Yang Mulia Pangeran Abdurrahman bin Abdul Aziz, Wakil Menteri Pertahanan dan Keamanan Kerajaan Arab Saudi.
(gtp/)










































