"Bosnya Pak Dahlan itu Pak SBY, yang berwenang melakukan evaluasi itu kan Pak SBY yang berhak menilai dengan masukan dari UKP4. Parpol tidak boleh mengusul-usulkan evaluasi," kata Max kepada detikcom, Selasa (23/10/2012).
Menurut Max, PD tak melihat cara kerja Dahlan Iskan yang menunjukkan kedekatan dengan rakyat sebagai tindakan yang berlebihan alias lebay. Menurut dia, memang seharusnya pemimpin dekat dengan rakyat.
"Kita tidak melihat Dahlan Iskan sampai hari ini lebay. Kita lihat dia turun ke rakyat dengan berbagai produk yang menyangkut langsung ke rakyat," katanya.
Max justru melihat Dahlan Iskan adalah salah satu kandidat capres potensial. Meski saat ini Dahlan belum memiliki kendaraan untuk melaju ke Pilpres 2014.
"Kalau kita lihat Dahlan punya potensi yang baik, karena selama ini dia turun ke daerah dan hari-harinya tidak banyak di kantor. Apakah itu private campaign di 2014 kan itu sah-sah saja sepanjang tidak menganggu kinerjanya," katanya.
Sebelumnya diberitakan sejumlah anggota Komisi VI DPR diisukan mengusulkan evaluasi kinerja hingga reshuffle kabinet terhadap Dahlan Iskan. Anggota Komisi VI DPR dari PKS Refrizal menyebut Dahlan Iskan terlalu berlebihan alias lebay dalam menjalankan tugasnya.
(van/asy)











































