Hasyim Janjikan Perbesar Kredit Tanpa Agunan
Senin, 13 Sep 2004 16:15 WIB
Bandung -
Cawapres Hasyim Muzadi menjanjikan akan memperbesar kredit tanpa agunan jika dirinya dan Megawati memenangkan pilpres putaran kedua. Namun, dia tidak menyebut berapa besarnya.Hal itu diungkapkannya dalam dialog dengan pengusaha kecil dan menengah di Sentra Perdagangan Produk Tekstil Cigondewah Kabupaten Bandung, Senin (13/9/2004), yang difasilitasi oleh Ketua PWNU Jabar Sofyan Yahya. Janji itu diucapkan menjawab pertanyaan Nugraha Susanto, salah seorang pengusaha kain, yang mengeluhkan kesulitan para pengusaha kecil mengakses modal yang malah kerap dipersulit.Selain Nugraha, ada dua penanya lain yakni M Wawan Umbu, penemu selulosa murni, dan Haji Deden mewakili pengusaha kecil dan menengah yang menanyakan gebrakan Hasyim jika Mega-HAsyim terpilih dalam pilpres putaran kedua.Menurut Hasyim, pemerintahan Megawati sudah merintis usaha penyediaan modal kerja dengan program Kredit Tanpa Agunan yang ditujukan kepada pengusaha kecil di seluruh Indonesia. Pemberian kredit bagi pengusaha kecil dan menengah tersebut ditujukan untuk perbaikan sektor ekonomi mikro, sedangkan sektor ekonomi makro sudah mengalami perbaikan."Saya tidak tahu dengan Jawa Barat tapi di Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah didrop masing-masing Rp 20 miliar. Hendaknya hal ini dikonsultasikan pada Gubernur dan DPRD tingkat I, apakah sudah disalurkan," tambah Hasyim.Pada kesempatan itu, Hasyim menjanjikan jika dirinya dan Megawati terpilih dalam Pilpres putaran kedua, alokasi kredit tanpa agunan yang ditujukan pada usaha kecil dan menengah akan diperbesar. Tapi Hasym tidak menyebutkan besarannya."Ini baru rintisan, tapi Insya Allah ke depan untuk kredit tanpa agunan akan semakin diperbesar sesuai dengan kemampuan optimal pemerintah kalau memang pasangan Megawati-Hasyim terpilih jadi presiden dan wakilnya," kata Hasyim.Minta PerlindunganDalam dialog itu, M Wawan Umbu, penemu selulosa murni berserat pendek, minta perlindungan akan temuannya. Selulosa yang merupakan bahan baku pulp dan kertas klaimnya, merupakan selulosa dengan kualitas terbaik dan paling murni dengan yang lainnya. "Produk ini bisa dibuat dengan sangat mudah dan bahan baku utamanya limbah," kata Wawan.Kualitas selulosa temuannya tersebut tergolong murni dan bisa dimanfaatkan menjadi bahan baku utama dalam industri pulp. Selulosa tersebut juga sudah didaftarkan melalui lembaga HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) Depkeham pada 2002.Kepada Hasyim, dalam dialog tersebut, Umbu meminta bantuan untuk melindungi penemuannya di dunia internasional. Permintaan bantuan untuk melindungi temuannya tersebut, menurut Umbu, sudah disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat. "Kami mohon perlindungan kepada Kiai Hasyim agar diasampaikan pada pemerintah," katanya.Atas permintaan tersebut, Hasyim meminta agar permintaan tersebut disampaikan secara tertulis kepada Presiden RI Megawati. "Saya sendiri yang akan membawanya kalau sulit. Dengan demikian secara resmi selulosa itu akan berada di bawah perlindungan pemerintah Repulik Indonesia," kata Hasyim.
(asy/)










































