Polisi Belum Bisa Pastikan Bom Kedubes Terkait Ba'asyir

Polisi Belum Bisa Pastikan Bom Kedubes Terkait Ba'asyir

- detikNews
Senin, 13 Sep 2004 15:31 WIB
Jakarta - Polisi mempunyai dugaan keras pelaku bom di depan Kedubes Australia sama dengan pelaku bom Bali dan bom Marriott. Namun polisi masih belum bisa menyimpulkan mereka mempunyai kaitan dengan Abu Bakar Ba'asyir ataupun organisasi yang dipimpinnya, Majelis Mujahidin Indonesia (MMI).Demikian disampaikan Kapolri jenderal Da'i Bachtiar usai mengikuti rapat terbatas bidang Polkam di Istana Negara, Jl. Veteran, Jakarta, Senin (13/9/2004). Polisi menduga kuat pelaku bom bunuh diri di depan Kedubes Australia sebanyak 2 orang. Potongan tubuh kedua orang itu saat ini masih berada di RS Polri Kramatjati. Penyidik mendapat informasi kedua orang itu, yang hingga kini masih dirahasiakan identitasnya, itu siap melakukan bunuh diri. Keduanya diduga terkait dengan rumah kontrakan di Cengkareng yang disewa dr Azahari. Kapolri menyatakan, polisi menduga kuat bom Kedubes tersebut dilakukan oleh kepompok yang sama dibawah pimpinan Azahari dan Noor Din Moh Top yang selama ini masih menjadi buron. Namun apakah mereka terkait MMI yang dipimpin Ba'asyir yang kini dijadikan tersangka bom Bali, Kapolri belum bisa memastikan. "Kita belum bisa menunjukkan apakah mereka anggota MMI karena kita baru bicara orang per orang. Nanti setelah disimpulkam semua baru akan ketahuan organisasinya," kata Kapolri. Apakah ini terkait dengan tersangka yang ditangkap di Sidoarjo? Atas pertanyaan itu, Kapolri membenarkan menemukan pelaku setelah melakukan penangkapan tersangka terorisme di Sidoarjo. Namun polisi belum mendalami apakah mereka berasal dari kelompok yang sama atau tidak. (iy/)


Berita Terkait