"Terhitung 22 Oktober 2012, pukul 20.30 WIB, status dinaikkan dari Waspada ke Siaga Gunung Raung," ujar Kepala PVMBG, Surono, dalam keterangan singkatnya kepada detikcom, Senin (22/10/2012).
Surono mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Raung terus meningkat sejak tanggal 17 Oktober 2012 pukul 15.00 WIB. Peningkatan itu ditandai oleh terekamnya tremor vulkanik menerus (amplitudo rata-rata 2-4 mm). Karena peningkatan itu, pada 18 Oktober 2012 pukul 21.00 WIB, status kegiatan dinaikkan dari normal ke waspada.
"Tanggal 19-20 Oktober 2012, amplitudo tremor vulkanik (energi) naik menjadi 8-10 mm (maksimum 25 mm). Teramati asap di puncak Gunung Raung dengan tinggi 50 meter dari puncak. Tanggal 21 Oktober 2012 hingga saat ini amplituda tremor terus meningkat menjadi 12-15 mm (maksimum 30 mm hingga overscale), tinggi asap dari puncak 50-75 mm," tulisnya.
(rmd/nwk)











































