"Ini mahasiswa di BEM Nusantara. Mereka ada rapat kerja di Jakarta, saya undang makan malam, jadi makan malam saja," ujar Untung di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (22/10/2012).
Untung membantah undangan makan malam BEM Nusantara ini terkait kericuhan antara mahasiswa Universitas Pamulang dengan polisi, Kamis (18/10) lalu. Terkait kasus Unpam, Untung kembali menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi aksi demonstrasi mahasiswa, Untung meminta agar mahasiswa lebih mengedepankan tindakan rasional. "Mereka lebih ke moral," ucapnya.
Seperti diketahui, polisi menahan 11 mahasiswa, satu di antaranya adalah alumni Unpam. Mereka ditahan dengan jeratan pasal 160 KUHP tentang penghasutan jo 170 KUHP tentang pengeroyokan dan UU Darurat karena salah satu di antaranya kedapatan membawa senjata tajam.
Para mahasiswa menolak kedatangan Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna ke Universitas Pamulang. Penolakan ini diwarnai bentrokan fisik. 7 Orang terluka yakni 5 anggota polisi dan 2 orang mahasiswa.
"Ada 2 polisi yg msh dirawat. Mahasiswa sdh berangsur pulih," kata Rikwan
(fiq/rmd)











































