Polisi Didesak Tuntaskan Bom Kedubes Australia 1 Minggu

Polisi Didesak Tuntaskan Bom Kedubes Australia 1 Minggu

- detikNews
Minggu, 12 Sep 2004 14:34 WIB
Jakarta - Ketua Pemuda Reformasi Indonesia (PRI), Bursyah Zarnubi, yang juga anggota DPR terpilih dari PBR mendesak polisi agar dapat mengungkap kasus bom Kedubes Australia dalam waktu 1 minggu.Alasannya, agar segera dapat diketahui pelaku dan motivasi peledakan itu dan untuk menghindari tuduhan tanpa bukti yang faktual.Hal itu dikatakan Bursyah di sela-sela penutupan Rpimnas Pemuda Reformasi Indonesia (PRI) di Hotel Kebayoran, Kebayoran Baru, Blok S, Jaksel, Minggu (12/9/2004)."Aparat harus bisa menangkap pelakunya ya paling tidak satu minggulah, sehingga penyelidikan itu bisa dilakukan dengan cepat dan tuntas," katanya.Apa perlu pergantian Kapolri dan Kepala BIN? "Ya itu terserah Presiden. Karena yang mengetahui kinerjanya kan presiden itu sendiri. Kita serahkan pada pemerintah untuk mengambil keputusan," urai pria yang selama ini terkenal dengan demonstrasi bersama kelompok Humanika yang didirikannya ini.Apakah ini merugikan citra Mega? "Ini adalah musibah yang tidak bisa dihindari sehingga belum tentu ini merugikan citra pemerintah. Justru sebaliknya, bila pemerintah mampu menyelesaikan tugas pengusutan bom dengan baik, akan memperoleh simpati," ungkap Bursyah.Sementara hasil Rapimnasnya, PRI menyatakan mendukung secara maksimal memenangkan pasangan Mega-Hasyim. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads