Dubes Australia Nilai RI Bisa Lindungi Warga Asing
Minggu, 12 Sep 2004 10:52 WIB
Jakarta - Cawapres Hasyim Muzari menyatakan, pertemuan dirinya dengan David Richie di rumah dinas Dubes Australia itu di Jl.Teuku UMar No 7, Menteng, Jakpus, untuk menjelaskan posisi Indonesia dalam peristiwa bom di depan Kedubes Australia.Hasyim merasa gembira karena Australia menyampaikan terimakasih kepada Indonesia yang berani melindungi warga Australia dari berbagai serangan terorisme."Saya memang datang ke Dubes Australia. Pertama, untuk mendeclare bahwa kita Bangsa Indonesia bukan bangsa teroris, tapi menjadi bangsa yang menjadi sasaran teroris itu sendiri," kata Hasyim di halaman rumah David Richie usai pertemuan, Minggu (12/9/2004)."Ini sangat jelas karena yang menjadi korban adalah orang Indonesia sendiri. Kedua, saya berharap dengan kejadian bom ini tidak mengurangi image Indonesia di mata dunia internasional," sambungnya.Menurut Hasyim, karena kalau dibiarkan tanpa ada penjelasan atau tidak dideclare itu bisa saja menyulitkan Indonesia dalam melakukan recovery.Dituturkannya, pertemuan pagi ini berlangsung cukup akrab, bahkan David Richie menyampaikan ucapan terimaksih karena merasa Indonesia dan aparatnya mampu memberikan perlindungan pada warga asing."ustru mereka menyampaikan rasa syukur bahkan hari ini telah terkumpul dan 1 juta dolar Australia dari masyarakat Australia untuk bantuan kepada korban bom, karena mereka merasa terlindungi, "urai Hasyim."Saya sangat gembira bukan karena uangnya, tapi pendapat Australia ini sangat melegakan. Ini sungguh awal yang baik sehingga apa yang kita duga bahwa Australia akan melakukan tindakan yang merugikan kita, itu tidak akan terjadi," jelas Hasyim."Saya juga minta kepada Australia untuk menjelaskan kepada dunia internasional posisi Indonesia yang sesungguhnya," demikian Hasyim.
(nrl/)











































