Pemerintah Rekrut 480 Tenaga Musim Haji

Pemerintah Rekrut 480 Tenaga Musim Haji

- detikNews
Minggu, 12 Sep 2004 00:27 WIB
Jeddah - Setiap tahun, pemerintah Indonesia membutuhkan Tenaga Musim Haji (temus) di Arab Saudi untuk melayani jamaah haji yang datang ke Tanah Suci. Untuh musim haji 2005, pemerintah membutuhkan sebanyak 480 temus. Pendaftaran temus dibuka 1-11 September 2004. Hingga kini sudah terdaftar sebanyak 410 orang. Dari 480 orang tenaga yang akan direkrut, 280 orang diantaranya adalah WNI yang bermukim di Arab Saudi. Sedangkan 200 orang lainnya diberikan kepada mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Timur Tengah dan sekitarnya."Sambil melayani jamaah, temus ini juga mendapatkan tambahan sebagai bekal tinggal di Arab Saudi bagi yang bermukim (di Arab Saudi) dan sebagai bekal menuntut ilmu bagi yang berasal luar Arab Saudi," ujar Sekretaris Pantia Penerimaan Temus Hasbu Marzuki kepada detikcom di Jeddah, Sabtu (11/9/2004).Proses rekrutmen dari luar Arab Saudi dilakukan oleh masing-masing perwakilan RI di negara setempat. Beberapa tahun terakhir, jumlah temus terbanyak dari luar Arab Saudi adalah mahasiswa Indonesia di Kairo, Mesir. Jumlahnya untuk tahun ini 70 orang.Sedangkan rekrutmen di Arab Saudi dilakukan langsung oleh Bidang Urusan Haji Konsulat Jenderal RI Jeddah melalui psikotes. Satu minggu sebelum kedatangan jamaah haji dari tanah air, temus yang sudah diterima akan menjalani pelatihan berupa pelatihan dengan titik berat pada praktek teknis lapangan.Para temus itu nantinya dibagi dalam 3 wilayah tugas, yakni Jeddah, Makkah dan Madinah. Mereka akan bertugas antara lain di bagian penerimaan di bandara, penempatan jamaah di pemondokan serta pelayanan administrasi bekerja sama dengan petugas PPIH yang direkrut Depag. Namun, saat puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina, seluruh temus akan berkumpul menjadi satu membantu pelaksanaan ibadah haji.Kepala Bidang Urusan Haji KJRI Jeddah Muslim Nasution mengatakan para temus diperbantukan untuk memberikan pelayanan yang ramah kepada jamaah. Mereka bertugas sekitar 70 hari melayani jamaah dengan bergantian shift selama 24 jam. (rif/)


Berita Terkait