Warga Korban Banjir Kampung Pulo pada Jokowi: Jangan Dipindah ke Rusun

Warga Korban Banjir Kampung Pulo pada Jokowi: Jangan Dipindah ke Rusun

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Senin, 22 Okt 2012 12:25 WIB
Warga Korban Banjir Kampung Pulo pada Jokowi: Jangan Dipindah ke Rusun
Jakarta - Warga di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, langganan menjadi korban banjir. Namun mereka menolak bila dipindahkan ke rusun, bila diminta Pemprov DKI.

"Warga sudah lama tingal di sini. Jangan dipindahin ke rusun," ujar Sunarya, warga Kampung Pulo RT 10/ RW 2, kepada detikcom, Senin (22/10/2012).

Warga berharap, Kali Ciliwung dikeruk. Sampah-sampah di sekitar kali dibersihkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang penting kali Ciliwung yang ada di belakang dirapihin," kata Sunarya.

Kampung Pulo mendapat banjir kiriman dari Bogor sekitar pukul 03.00 WIB dini hari tadi. Banjir setinggi pinggang orang dewasa. Namun sejak pukul 06.00 WIB, banjir sudah surut menjadi semata kaki orang dewasa.

Sebelumnya, Jokowi yang pada pekan lalu mengunjungi rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Marunda, Jakarta Utara. Rusun itu terdiri dari 26 blok, yang masing-masingnya berisi 100 hunian. Namun hanya 7 blok rusun itu yang terisi, lainnya, kosong melompong.

Warga rusunawa mengeluhkan jauhnya rusunawa ini dari pusat kegiatan ekonomi dan pendidikan, sehingga ongkos transportasi menjadi cukup mahal bagi kalangan menengah ke bawah ini. Jokowi berjanji memperbaiki infrastruktur dan transportasi dan mengisi rusunawa ini.
 
Ide Jokowi juga untuk membenahi pemukiman pinggir kali adalah membangun Kampung Deret. Jokowi pada Selasa (16/10) lalu juga sudah berkunjung ke pemukiman warga di pinggir kali di Bukit Duri, Jaksel.

(nwy/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini