"Sistem tagihan rusun itu akan kita ubah. Kita akan buat semua yang menyewa rusun harus bekerja sama dengan Bank DKI. Apakah ada yang nunggak atau ada pihak lain. Bahkan ada guru yang nunggak, ada juga PNS yang nunggak," kata Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama.
Hal itu disampaikan dia usai menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II DPD PDIP DKI Jakarta, di kantor DPD PDIP DKI Jakarta, Minggu (21/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena ternyata ada warga yang punya mobil juga nunggak cicilan, repot juga kan? Jadi kita akan lihat, bagi yang betul-betul susah kita ada bantuan sosial. Tapi kalau orang punya BlackBerry Dakota kalau nunggak kan keterlaluan. Dia isi pulsa lebih banyak daripada bayar cicilan. Itu nggak betul itu," tegas Ahok, panggilan akrab Basuki.
(nwk/nrl)










































