Penambahan jumlah katering ini untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan permintaan dari jamaah. Selain itu untuk mengantisipasi kemungkinan bergabungnya jamaah haji non-kuota yang masuk ke tenda-tenda jamaah di Arafah.
"Katering akan dilipatgandakan. Ini sebagai antisipasi banyak hal. Kadang ada jamaah yang membutuh makan ekstra dan ada juga jamaah non-kuota yang sering masuk ke tenda jamaah kita," ungkap Menteri Agama, Suryadharma Ali, Sabtu (20/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan jamaah akan melaksanakan wukuf di Arafah dilanjuitkan, mabit (menginap) di Mina dan Muzadalifah antara tanggal 8-10 Dzulhijah atau 24-26 Oktober 2012. Wukuf atau puncak haji sudah dipastikan akan dilaksanakan pada Kamis (25/10/2012).
Sementara itu Direktur Pelayanan Haji Kemenag, Sri Ilham Lubis menambahkan selama masa Armina, jamaah akan mendapatkan katering dalam bentuk boks dan prasmanan. Kemasan makanan dalam bentuk boks diberikan untuk mengantisipasi kedatangan jamaah calon haji yang terlambat.
"Selama di Armina, jamaah empat kali mendapatkan makanan dalam bentuk boks.
Empat kali waktu darurat itu adalah saat 8 Dzulhijah malam, 9 Dzulhijah sore, 10 Dzulhijah pagi, serta 12 Dzulhijah siang," kata Sri Ilham Lubis.
(bgs/ahy)











































