"Ini agak telat karena tadi saya bikin kesepakatan dengan warga dulu tentang lokasi tenda dimana. Warga juga tadi soalnya ada yang mau balik kerumahnya saja," jelas Lurah Angke, Mulyono di lokasi kebakaran, Sabtu (20/10/12).
Tenda dapur umum yang sudah disiapkan batal didirikan karena sempitnya lokasi. Pengungsi disiapkan nasi siap saji dalam kemasan boks.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikcom, satu buah tenda pengungsian didirikan di lapangan kecil yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran. Tenda didirikan sekitar pukul 17.00 WIB.
Tenda biru besar ini akan diperuntukan bagi para korban yang laki-laki. Sedangkan para ibu dan anak-anak akan diungsikan ke sebuah masjid disekitar lokasi.
Berdasarkan pencocokan data terakhir antara lurah dan ketua RT setempat. Kebakaran terjadi di kawasan RT 10 RW 2 (sebelumnya disebutkan RT 9 dan 10). Sebanyak 30 rumah hangus terbakar. Korban sendiri terdata sebanyak 47 kepala keluarga yang terdiri dari 168 jiwa.
"Nasi boks sudah sampai. Ini dari dinas sosial. Selanjutnya kita akan kordinasi dengan PMI juga," imbuh Mulyono.
(fdn/gah)










































