"Pesan saya ke gubernur, kami berharap kepada Jokowi untuk segera merealisasikan transportasi publik khususnya MRT dan monorel. Karena transportasi ini sangat baik sekali untuk mengurangi dampak polusi dan kemacetan di Jakarta," kata direktur eksekutif KPBB, Ahmad Safrudin dalam acara diskusi yang mengusung tema 'bercumbu dalam bencana biaya kesehatan warga Jakarta Rp 38 triliun akibat pencemaran udara' di Gedung Ranuza, Jalan Timur 10, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2012).
Ahmad mengatakan pada tahun 2010 saja warga Jakarta harus membayar sebesar Rp 38 triliun rupiah untuk biaya pengobatan. Karena banyaknya penderita asma, bronchitis dan penyakit-penyakit lain yang disebabkan oleh pencemaran udara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahmad juga menambahkan dengan adanya langkah-langkah kongkret tersebut, bisa mendorong pemerintah dan masyarakat untuk lebih menjaga lingkungan. Karena pencemaran polusi di Jakarta sudah sangat parah. Pada tahun 2011 saja sudah mencapai 60 mikrogram per meter kubik.
" Lalu pengendalian kendaraan pribadi khususnya sepeda motor, karena yang menyebabkan emisi naik adalah sepeda motor yaitu sebanyak 60 mikrogram per meter kubik pada tahun 2011 saja. Standar nasional kita 50 mikrogram per meter kubik. Sementara standar WHO hanya 20 mikrogram per meter kubik," imbuh Ahmad.
(spt/mok)











































