"Kami belum tahu. Pemeriksaan kan masih terus berjalan. Kita serahkan kepada polisi saja," ujar Rektor Universitas Pamulang Dayat Hidayat, dalam jumpa pers di RM Sederhana, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Jumat (19/10/2012).
Menurut Dayat, pihaknya baru akan mengambil keputusan ketika semua proses sudah selesai. Sejauh ini ia beserta jajarannya sekedar mengikuti perkembangan kasus tersebut dan menunggu laporan dari pihak kepolisian mengenai status mahasiswa UnPam yang sempat diamankan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu di tempat yang sama Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat menyatakan tidak mengetahui perkembangan pemeriksaan terhadap para mahasiswa. Dia beralasan itu ditangani oleh tim Polda Metro Jaya.
"Tanya ke Polda ya. Mereka yang menangani," ucapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya puluhan mahasiswa berunjuk rasa di Universitas Pamulang kala Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna datang ke kampus mereka. Alasan demo itu menurut Kapolsek Pamulang Kompol Muchamad Nasir karena para mahasiswa menolak polisi masuk kampus. Namun demo berubah anarki sehingga terjadi kericuhan antara mahasiswa dan polisi.
Saat bentrok dengan polisi, perut Feri Iriawan (22) tiba-tiba tertembus peluru. Sedangkan Jundy mengalami lebam di bagian muka dan dada, kepalanya pun bocor. Menurut rekannya, kondisi ini dialami Jundy setelah diperiksa polisi.
(riz/ndr)











































