Aksi menolak RUU Keamanan Nasional ini digelar di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (19/10/2012).
Mahasiswa tampak bergerak ke tengah-tengah jalan setelah selesai membakar ban. Mereka berdiri bergerombol sambil berorasi. Kendaraan yang hendak menuju Slipi, Jakarta Barat, kemudian dialihkan melintasi jalur Bus TransJakarta. Arus lalu lintas menjadi macet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
7 Orang mahasiswa kemudian naik ke atas atap mobil box. Mereka lalu berorasi dan bersemangat menyerukan penolakan RUU Kamnas dengan pengeras suara. "Hidup mahasiswa, tolak RUU Kamnas," teriak mereka.
Menghadapi aksi itu, 5 polisi berupaya mendorong mobil box ke pinggir jalan. "Nanti...nanti dulu," pinta mahasiswa.
Namun aparat kepolisian tetap berupaya memindahkan mobil yang membuat arus lalin tersendat. Mobil box itu akhirnya dipinggirkan. Si sopir diminta meninggalkan lokasi.
Setelah itu, polisi meminta mahasiswa untuk menggeser aksinya agar tidak mengganggu pengguna jalan. Mahasiswa akhirnya bersedia pindah, dan lalu lintas menjadi lancar lagi. Mahasiswa juga menunaikan salat Jumat di depan gedung DPR. Setelah itu, mereka beristrirahat mengisi perut, duduk-duduk dan bercengkrama.
(aan/gah)











































