BPK Diduga Diintervensi, Andi Mallarangeng Dicoret dari Kasus Hambalang?

BPK Diduga Diintervensi, Andi Mallarangeng Dicoret dari Kasus Hambalang?

Indra Subagja - detikNews
Jumat, 19 Okt 2012 11:16 WIB
BPK Diduga Diintervensi, Andi Mallarangeng Dicoret dari Kasus Hambalang?
Jakarta - Pengakuan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Taufiequrrachman Ruki soal adanya intervensi dalam audit Hambalang cukup mengejutkan. Ruki menyebut nama Menpora dan korporasi yang menerima aliran dana dalam audit Hambalang ditiadakan. Benarkah? Anggota BPK lainnya membantah.

Ruki memberi sinyal ada intervensi dalam hasil akhir audit terkait kasus Hambalang itu. "Tidak ada nama Menpora dan korporasi-korporasi yang menerima aliran dana dalam, laporan tersebut. Saya meminta tim pemeriksa untuk memperbaiki laporannya," jelas Ruki seperti dikutip dari Kompas, Jumat (19/10/2012).

Karenanya, Ruki mengaku tidak mau membubuhkan tanda tangan dalam laporan itu. Bukan hanya nama Andi, Ruki juga menuturkan dalam proyek itu, ada juga perusahaan PT Dutasari Citralaras, PT Adhi Karya yang namanya tidak tercantum.

PT Dutasari ini terkait dengan istri Ketum PD Anas Urbaningrum, Athiyyah Laila yang pernah menjadi komisaris. Athiyyah pun sudah diperiksa KPK.

Dalam berita Kompas juga disebutkan bahwa selaku pengarah pemeriksa investigatif, audit proyek itu sudah dilaporkan kepadanya beberapa minggu lalu. Dalam sidang anggota BPK pada 17 Oktober 2012, nama Andi dan korporasi itu tidak dimasukkan dalam kesimpulan laporan.

"Saya tidak habis pikir, mengapa nama Menpora dan perusahaan kontraktor tidak masuk. Sebagai menteri ia pasti mengetahui proyek tersebut. Saya menduga ada intervensi dalam pembuatan laporan tersebut," terang Ruki.

Apa yang disampaikan Ruki itu memang cukup mengejutkan. Beberapa hari lalu, soal audit Hambalang ini memang sempat menjadi bahan pembicaraan di ranah media sosial. Nama Ruki disebut-sebut sebagai pihak yang melakukan 'pengamanan'. Pernyataan mantan Ketua KPK itu sepertinya untuk membantah isu miring tersebut.

Namun dugaan Ruki soal adanya intervensi, ditepis Anggota BPK lainnya seperti Hasan Bisri dan Rizal Djalil. Baik Hasan dan Rizal yakin, tak ada intervensi dalam audit itu.

"Tidak benar itu," kata Hasan saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (19/10/2012).

Sedangkan Rizal menjelaskan, substansi hasil audit tidak dapat disampaikan sebelum laporan lengkap hasil audit diberikan kepada DPR.

"Tidak benar dan tidak akan pernah BPK sebagai institusi negara menghilangkan fakta temuan dalam pemeriksaan. Saya meminta teman-teman pers bersabar," jelas Rizal.

(ndr/asy)


Berita Terkait