Sisno: Bentrok di Pamulang Harusnya Bisa Dicegah

Sisno: Bentrok di Pamulang Harusnya Bisa Dicegah

Indra Subagja - detikNews
Jumat, 19 Okt 2012 09:03 WIB
Sisno: Bentrok di Pamulang Harusnya Bisa Dicegah
Jakarta - Bentrokan pecah antara mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) dengan polisi. 2 Orang mahasiswa mengalami luka tembak. Beberapa polisi juga mengalami luka. Demo disebabkan karena adanya penolakan atas kedatangan Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna ke Unpam.

"Bila BinMas Polri dan Intel Polri kuat, peristiwa di Universitas Pamulang tidak perlu terjadi," kata pengamat kepolisian, Sisno Adiwinoto, dalam pernyataannya, Jumat (19/10/2012).

Purnawirawan jenderal bintang dua yang ahli dalam intelijen ini menilai bentrok yang terjadi pada Kamis (18/10) itu karena perna pembinaan masyarakat dan intelijen Polri yang lemah. Polri harus melakukan langkah-langkah perbaikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perlu diperkuat sehingga bisa mencegah terjadinya upaya-upaya yang ingin 'memperlemah institusi Polri' dengan membenturkan kelompok atau potensi masyarakat dengan petugas Polri di lapangan," jelas Sisno.

Koordinator mahasiswa Dedi menuturkan akibat insiden itu 9 rekan mereka dibawa aparat ke kantor Polsek Pamulang. Kesembilan orang itu kemudian dikirim ke Polda Metro Jaya.

Berikut ini nama-nama mahasiswa yang ditangkap aparat pada kamis malam:

1. Boma Fak Hukum
2. Yudi Rijali Muslim Fak Hukum
3. Rian Fak Teknik
4. Eka 'Opung' Fak Teknik
5. Nurkholis 'Jawa' Fak Teknik
6. Eman FKIP
7. Ilham Fak Hukum
8. Mega Pradipta Fak Hukum
9. Eko Fak Ekonomi

(ndr/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads