"Dari perspektif kepemimpinan di militer, ini hampir ada kemiripan. Kalau militer, wakil atau kepala staf itu ibu rumah tangga yang ada di rumah. Komandan atau panglima itu keluar untuk pelajari segala sesuatu hal. Setelah dari luar, kembali bicara pada wakil dan stafnya terus briefing memberikan petunjuk untuk menyelesaikan masalah," ujar mantan wakil gubernur Prijanto, seperti dilansir Youtube yang diunggah Pemprov DKI, Kamis (18/10/2012).
Prijanto mengaku sejak awal sudah menyukai sosok Jokowi. Apalagi sejak kampanye, Jokowi menyebut dirinya hanya akan berada di kantor selama satu jam, sedangkan selebihnya akan ada di luar kantor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari berbelanja masalah, Jokowi tahu benar lika-likunya. Selanjutnya Jokowi akan mencari penyelesaian masalah bersama wagub dan stafnya. Sacara umum semua orang tahu masalah di Jakarta adalah macet dan banjir, tapi dengan turun langsung ke lapangan maka Jokowi akan lebih tahu cara menyelesaikannya.
"Pak Jokowi setelah belanja masalah, dan berpikir bagaimana sampai di kantor kumpulkan staf, berikan petunjuk. Saya inginkan ini coba kembangkan dan kaji, staf berpikir, lalu menyarankan alternatif satu, dua. Beliau yang memutuskan. Dalam perspektif militer itu bagus, ideal. Hubungan prosedur hubungan komandan dan staf di militer," papar Prijanto.
(/nwk)











































