"Boleh saja itu dilakukan (tes urine hakim) tapi itu juga memerlukan biaya," papar Ketua MA Hatta Ali dalam acara Pengukuhan Pengurus Ikatan Alumni Universitas Airlangga di Hotel Sultan, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (18/10/2012).
Menurutnya, tes urine untuk 'wakil tuhan' itu belum termasuk dalam golongan sangat penting. Alasannya, dari 7000 hakim yang baru terbukti hanya 1 hakim, yaitu hakim Puji Widjayanto yang ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) saat pesta narkoba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, dirinya mengakui bahwa profesi hakim mulai dari tingkat pengadilan negeri hingga hakim agung sedang menjadi sorotan. MA, lanjut Hatta, akan melakukan sanksi tegas jika menemukan hakim yang masih nakal.
(rvk/gah)










































