Jokowi Kritik Promosi Rusunawa Lewat Website

Jokowi Kritik Promosi Rusunawa Lewat Website

Gagah Wijoseno - detikNews
Kamis, 18 Okt 2012 20:02 WIB
Jokowi Kritik Promosi Rusunawa Lewat Website
Rusunawa Marunda (Jordan/ detikcom)
Jakarta - Kritikan pedas dilontarkan oleh Gubernur Jokowi soal pemasaran rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang ditujukan untuk warga dengan ekonomi tidak mampu melalui situs internet. "Jangan lewat web Pak. Kalau di sini langsung saja. Ke Kawasan-kawasan kumuh itu," tegas Jokowi.

Hal itu disampaikan saat berkunjung ke Rusunawa Marunda siang tadi. Dalam dokumentasi Pemprov DKI yang diposting di Youtube, terlihat seorang petugas menjelaskan strategi pemasaran rusun. Maklum saja pemasaran sangat penting, karena dari 26 blok, baru 7 blok yang terisi.

"Berati masih ada 19 yang kosong. Terus cara pengisiannya seperti apa?" tanya Jokowi yang mengenakan pakaian dinas lapangannya berupa kemeja putih lengan panjang yang dilipat.

"Pendaftar sudah banyak. Kami akan publikasikan melalui web dan sebagainya," kata petugas itu.

Belum sempat petugas menjelaskan secara keseluruhan, Jokowi pun memotong pembicaraannya. Jokowi menganggap strategi pemasaran rusunawa dengan web tidak tepat.

"Jangan lewat web Pak. Kalau di sini langsung saja. Ke Kawasan-kawasan kumuh itu, kanan kiri rel diberi pengumuman, ini ini ini... gitu," tuturnya dengan wajah serius.

"Iya Pak, nanti akan kita koordinasikan. Kebetulan hari ini Pak, ada koordinasi dengan Pak walikota Jakarta Utara," tutur petugas yang berbeda.

Namun Jokowi lagi-lagi menengahi omongan sang petugas. Pemasaran lewat web sangat merugikan masyarakat ekonomi lemah.

"Kalau web nanti yang beli yang kaya-kaya lagi," tuturnya.

Jokowi mengatakan rusunawa ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Maka pemasarannya pun harus disesuaikan dengan hal tersebut.

(gah/nwk)


Berita Terkait