Rusunawa Marunda sendiri adalah bangunan 5 lantai dengan 26 blok bangunan. Setiap KK yang menghuni akan dipersilakan untuk menempati ruangan dengan beberapa kamar.
"Bangunan ini 5 lantai, dengan total 26 blok bangunan, setiap ruangan masing-masing KK bertipe 36, setiap ruang ada dua kamar tidur, satu dapur, satu ruang tamu, dan satu gudang," ujar Kepala Unit Pengelola Teknis Rusun wilayah 1, Kusnindar, Kamis (18/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harga sewanya Rp 300-500 ribu, tergantung lantainya. Gedung ini ada 5 lantai. Penghuninya rata-rata dari kolong tol, dari Pelindo dan korban penataan kota, semuanya masuk ke sini," imbuh Kusnindar.
Tidak hanya itu, masalah kekosongan rusunawa ternyata menimbulkan masalah, seperti prostitusi maupun pencurian yang kerap terjadi di rusunawa ini.
"Kami sudah upaya optimal dengan pengamanan di sini untuk mengamankan (porstitusi) di kawasan ini"
"Kalau pencurian jelas ada. Karena kami untuk masuk ke pemeliharaan belum bisa" pungkasnya.
Gebrakan Jokowi hari ini semoga bisa "menyulap" rusunawa kosong ini menjadi penuh, bukan menjadi sarang prostitusi ataupun pencurian. Semoga!
(gah/gah)











































