Ahok: Saya 'Polisi Jahat' Pak Gubernur

Ahok: Saya 'Polisi Jahat' Pak Gubernur

- detikNews
Kamis, 18 Okt 2012 14:34 WIB
Ahok: Saya Polisi Jahat Pak Gubernur
Jakarta - Wakil Gubernur DKi, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok siap menjadi orang galak dan tegaan sehingga terkesan jahat demi perubahan yang lebih baik di DKI. Ahok menyebut dirinya 'polisi jahat'-nya Pak Gubernur.

"Kalau ada yang nyolong alat kesehatan ini saya nggak terima, karena ini nyawa orang. Kalau pegawai DKI nyolong kan keterlaluan. Kan (gaji) sudah lebih dari swasta. Jadi saya mohon maaf, saya ini 'polisi jahat'-nya Pak Gubernur. Semua yang baik ini milik Pak Gubernur. Yang jahat, yang galak, saya. Kita akan tegas," ujar Ahok.

Hal itu disampaikan dia di hadapan sejumlah pegawai Pemda DKI di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (17/10/2012) seperti didokumentasikan Pemprov DKI Jakarta di Youtube. Ahok bersama semua pegawai mengenakan seragam PNS warna cokelat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahok menegaskan bila ada laporan atau keluhan apapun, anak buah bisa langsung menemuinya. Bahkan dia tidak keberatan jika harus dicegat pegawai saat akan naik atau turun dari mobilnya.

"Anak buah bisa langsung lapor saya, saya tidak terlalu suka birokrasi," imbuh mantan Bupati Belitung Timur.

Soal pegawai yang naik pangkat, menurut Ahok, hal itu harus transparan dan bukan karena landasan rasa suka atau tidak suka atasan. Latar belakang apapun bukan masalah, yang penting kinerjanya bagus.

"Saya 9 tahun main politik dihajar terus soal primordialisme. Sejak 2003. Saya demen. Kita buktikan saja kinerja Anda," ucap Ahok.

Dia mengingatkan Gubernur DKI Jokowi memerintahkan adanya penghematan. Karena itu dia berharap semua pegawai di Pemprov DKI dapat mendukung perintah tersebut.

"Saya juga selalu usahakan 7.30 WIB sampai kantor tanpa voorijder," sambung Ahok.

(vit/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads