"Harusnya yang tinggal di luar itu orang kaya karena mereka punya sopir, mobil, dan duit. Orang yang gajinya pas-pasan tinggal di dalam kota. Tapi masalahnya tanah di dalam kota itu mahal, kita mau bangun apartemen murah untuk pegawai-pegawai ini yang tinggal di pinggiran dan kerja di kota, macetnya kan bisa berkurang," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2012).
Ahok menjelaskan pembangunan apartemen tersebut berupa rumah susun (rusun) sewa. Pembangunannya mengikuti undang-undang dan peraturan yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait adanya upaya untuk menyatukan kantor dinas pemerintah provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Ahok menjelaskan masih dilakukan proses penghitungan untuk menyesuaikan luas bangunan dengan jumlah pegawai kantor dinas.
"Ini baru dihitung-hitung, tidak tahu ini (Balai Kota) luasnya berapa. Ada peraturan gubernur dan ukurannya, ada standarnya," ujar Ahok yang tiba di Balai Kota pukul 07.30 WIB lalu.
Ahok menyatakan keseriusannya dalam mengawasi kinerja jajaran pegawai pemerintah provinsi DKI Jakarta dengan menggunakan CCTV. "Kita lagi bekerja sama dengan Telkom," ujar Ahok tegas.
(vid/vit)











































