Seluruh tersangka saat ini masih diperiksa di Polsekta Kota Pinang, Polres Labuhan Batu, Rabu (17/10/2012). Polisi masih memburu dua tersangka lainnya yang merupakan anggota kawanan para begal ini.
Penangkapan para tersangka itu, bermula dari perampokan yang dilakukan dua tersangka Putra Nasution dan Wagino sekitar pukul 11.00 WIB. Dengan sepeda motor Suzuki Satria mereka mendatangi loket pembayaran Tandan Buah Segar (TBS) milik Zalium Siregar yang berada di Desa Mampang, Kecamatan Kotapinang. Berbekal senjata api, mereka menggasak Rp 31 juta, lantas melarikan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pelaku yang naik mobil kabur, warga berhasil menangkap tersangka Wagino. Dia terjebak dengan halang-rintang kayu yang sengaja dipasang warga di jalan untuk menangkap pelaku. Dalam keadaan babak belur, dia kemudian diserahkan ke polisi.
Pada Rabu sore, polisi berhasil menemukan mobil Xenia yang dipergunakan para tersangka terparkir di kawasan kebun sawit di Desa Batang Gogar, Kecamatan Seikanan, sekitar 25 kilometer dari lokasi kejadian.
Polsekta Kota Pinang bekerjasama dengan Polsek Seikanan kemudian berhasil meringkus empat pelaku lainnya, yakni Putra Nasution, Calvin Lubis, Edi Rongka dan Robinson tak jauh dari lokasi mobil. Mereka terpaksa ditembak karena berusaha melarikan diri.
"Tadi yang tertembak sempat dibawa ke rumah sakit, setelah mendapat perawatan dibawa ke polsek. Saat ini kelima pelaku sudah di polsek. Ada dua lagi yang masih diburu," kata Kapolsek Kota Pinang, Kompol Janner Panjaitan kepada wartawan.
Disebutkan Panjaitan, dalam kasus ini ada sejumlah barang bukti yang diamankan. Antara lain mobil Xenia dan motor yang dipergunakan para perampok, serta sebagian uang hasil rampokan.
"Berapa jumlah uang yang berhasil diamankan belum kita hitung. Nanti bersama korban akan kita hitung bersama," tukas Kapolsek Panjaitan sembari menyatakan senjata api yang dipergunakan pelaku, belum berhasil ditemukan.
(rul/ndr)











































