Abraham Samad: Mudah-mudahan RUU KPK Ditarik dari Prolegnas

Abraham Samad: Mudah-mudahan RUU KPK Ditarik dari Prolegnas

- detikNews
Rabu, 17 Okt 2012 21:13 WIB
Abraham Samad: Mudah-mudahan RUU KPK Ditarik dari Prolegnas
Jakarta - Badan Legislasi (Baleg) DPR sudah sepakat untuk menghentikan pembahasan revisi UU (RUU) KPK. Ketua KPK Abraham Samad berharap agar tak hanya dihentikan, namun RUU KPK ditarik dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas).

"Mudah-mudahan ditarik benar ya," kata Abraham kepada wartawan usai menghadiri peluncuran buku 'Karni Ilyas, Lahir Untuk Berita' di Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (17/10/2012).

Abraham mengatakan KPK masih belum memiliki sikap terhadap penghentian pembahasan itu. KPK masih akan melihat implementasi dari dihentikannya pembahasan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti kita lihat dulu, Saya belum bisa ambil keputusan karena belum tahu persis implementasinya bagaimana," ujarnya.

Baleg DPR akhirnya menyepakati menghentikan pembahasan usulan revisi UU Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK. Kesimpulan ini diambil setelah 9 fraksi sepakat dengan kesimpulan Panja UU KPK yang disampaikan dalam rapat pleno Baleg.

Rapat pleno Baleg dihadiri oleh 9 kelompok fraksi (poksi) Baleg DPR. Masing-masing poksi menyatakan pandangan fraksinya untuk menyatakan pembahasan usulan revisi UU KPK untuk dilanjutkan atau dihentikan.

Kesimpulan Partai Demokrat dibacakan oleh Didi Irawadi, Partai Golkar dibacakan Taufik Hidayat, PDIP dibacakan oleh Honing Sani, PPP dibacakan oleh Ahmad Yani, PAN dibacakan Taslim, PKB oleh Abdul Malik Haromain, dan Partai Gerindra oleh Martin Hutabarat.

"Dari 9 fraksi yang menyampaikan kesimpulan, maka kita dapati satu rumusan bahwa usulan perubahan terhadap UU nomor 30 tahun 2002 tentang KPK minta dihentikan. Jadi kesimpulan fraksi sudah setuju dan dihentikan. Dengan ini saya ketuk kita sepakat unutk menghentikan," kata ketua Baleg, Ignatius Mulyono, dalam rapat pleno Baleg DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (17/10/2012).

(slm/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads