"Mungkin ke depannya semua hakim akan dites urine. Saya akan usulkan itu," terang Jubir MA, Djoko Sarwoko, saat jumpa pers di Mahkamah Agung, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (17/10/2012).
Djoko meminta agar semua hakim bertanggung jawab dan menjaga kode etik saat menjalankan profesinya. Tidak hanya itu, Djoko juga meminta ketua peradilan di tingkat provinsi dan kotamadya/kabupaten untuk melakukan pengawasan kepada 'anak buahnya'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun jika rencana tes urine pada seluruh hakim diberlakukan, hal itu akan dilakukan dengan cara periodik. "Mungkin bisa dilakukan tes urine nya 6 bulan sekali. Karena tidak mungkin kita lakukan sebelum sidang, nanti ganggu kepentingan umum," jelas Djoko.
(rvk/gah)











































