Kesan tersebut muncul lantaran gaya Jokowi yang sama dengan Dahlan Iskan menjadi buah bibir tersendiri. Jokowi memang bergaya seperti Dahlan Iskan saat berkunjung ke kantor Kementerian BUMN di Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (17/10) kemarin. Keduanya mengenakan sepatu kets dan kemeja warna putih.
"Bahwa dua-duanya adalah dua tokoh populer ya sama-sama mengambil manfaat saja. Bahkan bajunya putih, sepatunya sama-sama kets itu kan menunjukkan tidak hanya sekedar teknis, tapi ada pesan khusus," kata pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, kepada detikcom, Selasa (17/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penampilan keduanya sebagai orang lapangan tersebut dinilai cukup berbeda. Memberi gambaran keduanya adalah pekerja keras, berbeda dengan pejabat lain yang selalu bertemu dengan menggunakan setelah jas lengkap dan suasana formil.
"Ini yang memberi nilai lain terhadap pertemuan itu," katanya.
Namun Qodari enggan berspekulasi terkait nuansa politik pertemuan tersebut secara lebih dalam. Dia yakin sekali tujuan utamanya tetap membahas persoalan teknis untuk membangun Jakarta, tidak terkait pencitraan untuk Pilpres 2014.
"Saya kira lebih kepada persoalan tekni jadi berhubungan dengan dia untuk menyelesaikan masalah di Jakarta," pungkas Qodari.
Dalam pertemuan tersebut Jokowi menyampaikan niatnya untuk membangun kampung deret di pinggir rel KA. Dahlan Iskan pun memberikan dukungan.
Dahlan Iskan yang mengawali pertemuan dengan sapaan hangat soal blusukan Jokowi di hari pertama kerjanya pun merencanakan akan membangun parkiran bawah tanah di Monas. Langkah ini dilakukan untuk membantu Jokowi meningkatkan pendapatan daerah.
(van/nwk)











































