Pemukulan Wartawan di Riau, Ruhut: Masa Perwira TNI Pukul Wartawan?

Pemukulan Wartawan di Riau, Ruhut: Masa Perwira TNI Pukul Wartawan?

Danu Mahardika - detikNews
Rabu, 17 Okt 2012 10:43 WIB
Pemukulan Wartawan di Riau, Ruhut: Masa Perwira TNI Pukul Wartawan?
Jakarta - Anggota Komisi III DPR, Ruhut Sitompul mengecam tindakan oknum perwira TNI AU yang melakukan pemukulan terhadap wartawan foto Riau Pos, Didi Herwanto. Dia menilai tindakan tersebut tidak layak dilakukan oleh seorang perwira TNI.

"Itu sangat tidak bijak. Itu Letnan Kolonel kan. Perwira itu. Beda mungkin kalau bukan perwira. Masa perwira pukul wartawan," ujar Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (17/10/12).

Politisi Partai Demokrat ini berpendapat seharusnya perwira tersebut dapat memahami profesi wartawan. Jika memang dinilai kawasan tersebut masih berbahaya seharusnya dikomunikasikan dengan para wartawan yang ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Wartawan itu kan buser. Buru sergap. Harusnya tidak diperlakukan seperti itu," lanjutnya.

Ruhut menegaskan perwira yang diketahui bernama Letkol Robert Simanjuntak itu harus ditindak tegas. Kesalahannya sudah sangat jelas dan tidak bisa ditolerir.

"Ya harus ditindak dengan tegas," pungkasnya.

Sebelumya, Didi Herwanto dipukul dan dicekik oleh Letkol Robert Simanjuntak saat sedang mengambil gambar di lokasi jatuhnya Hawk 200 di Riau. Dedi menjalani perawatan di rumah sakit. Telinga yang terkena pukulan mengeluarkan darah.

"Dedi dipukul di kepala, dada, dan telinga. Sekarang telinganya ada pendarahan dan Dedi sekarang dirawat di Eka Hospital, Pekanbaru," kata Pimpinan Redaksi Riau Pos Isyam Azwar saat dikonfirmasi, Selasa (16/10).

(riz/trw)


Berita Terkait