Ini Sikap Anggota DPR Asal Makassar Soal Tawuran yang Tewaskan Mahasiswa

Ini Sikap Anggota DPR Asal Makassar Soal Tawuran yang Tewaskan Mahasiswa

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Selasa, 16 Okt 2012 20:29 WIB
Ini Sikap Anggota DPR Asal Makassar Soal Tawuran yang Tewaskan Mahasiswa
Jafar Hafsah (dok detikcom)
Makassar -

Tawuran marak di Makassar, Sulsel. Terakhir, dua mahasiswa tewas usai tawuran di Univesitas Negeri Makassar (UNM). Berikut komentar anggota DPR asal Makassar, Jafar Hafsah.

"Ketika kami masih mahasiswa dulu di Makassar, tidak pernah ada tawuran, apalagi bunuh-bunuhan. Kalau pun ada perkelahian, itu dilakukan secara jantan satu lawan satu dan tidak ada dendam setelahnya. Yang terjadi sekarang main keroyokan dan main badik," jelas Jafar yang merupakan alumnus Fakultas Pertanian Unhas angkatan 1968 ini.

Jafar menyampaikan hal itu seusai menjadi pembicara pada seminar 'Empat Pilar Kebangsaan' di Universitas Hasanuddin, Makassar, Selasa (16/10/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan Ketua Fraksi Demokrat di DPR ini meminta Mendikbud M Nuh menyikapi serius hal itu. "Harus dipertanyakan, ada apa dengan dunia pendidikan tanah air yang tercoreng dengan maraknya tawuran. Selain Mendikbud, Dirjen Pendidikan Tinggi harus bertanggung jawab," ujar Jafar.

Untuk mengantisipasi tawuran, Jafar meminta para rektor memperbanyak sarana-sarana penyaluran hobi dan minat bagi mahasiswa serta melakukan pembauran antar mahasiswa. Sehingga mahasiswa bisa saling memahami.

Sebagaimana diberitakan, tawuran di UNM terjadi sekitar pukul 15.00 WITA, Kamis (11/10/2012). Ratusan mahasiswa Fakultas Seni dan Desain dan Fakultas Teknik terlibat bentrok. Empat mahasiswa dilarikan ke RS Haji karena terluka kena anak panah.

Meski sempat reda, tawuran terjadi lagi di dekat IGD RS Haji beberapa jam kemudian. Saat itu, para mahasiswa tengah menjenguk korban di RS. Dua orang tewas, yakni Harianto, mahasiswa Fakultas Teknik angkatan 2008 dan Rezky Munandar, mantan mahasiswa Fakultas Teknik UNM angkatan 2008 yang kini terdaftar di Universitas Islam Makassar (UIM).

Sebelumnya, tawuran terjadi di sekitar gedung Teknik Sipil, Univesitas Muslim Indonesia (UMI), Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (20/9/2012). Seorang mahasiswa Jurusan Teknik Elektro UMI, Ibrahim, tewas ditikam.

(mna/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini