"Mereka punya beberapa alutsista, tetapi yang dibicarakan tadi mengenai military truck," ucap Purnomo usai pertemuan bilateralnya di Kemenhan, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (16/10/2012).
Menurut Purnomo belum ada pembahasan lebih lanjut mengenai hal ini. Kemungkinan pembahasan akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan yang digelar di Aula Bhinneka Tunggal Ika tersebut juga membahas mengenai bidang pertahanan. Yaitu operasi pertahanan kedamaian, penanganan terorisme serta peran India dan Indonesia di Samudera Hindia.
Dalam penanganan terorisme, Indonesia dan India memiliki pengalaman yang sama sehingga diharapkan adanya sharing informasi akan bermanfaat bagi kedua belah pihak.
"Counter terorism mulai dari pencegahan, penindakan, recovery, deradikalisasi dan sebagainya. Nanti akan ada sharing info," lanjut Purnomo.
Purnomo menjelaskan bahwa sebelumnya telah dilaksanakan The 3rd Indonesia-India Joint Defence Cooperation Committee (JDCC) yang menjadi ajang pertemuan pejabat Kemhan Indonesia dan Pejabat Kemhan India.
"Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa poin kerjasama, yaitu: bidang pendidikan, intelijen & sharing information, operation exercise, peace keeping, counter terorism dan kerjasama antar angkatan," pungkasnya.
(mok/fjp)











































