Mahasiswa yang tergabung dalam Elemen Mahasiswa Peduli Bangsa (Emas Bangsa) itu awalnya hanya ricuh soal poster berisi kecaman terhadap Boediono. Setelah suasana mereda, mereka hendak membubarkan diri. Namun polisi masih tetap menjaga mahasiswa dan tidak mengizinkan mereka keluar barikade.
Suasana pun kembali memanas ketika koordinator aksi, Najibullah, beradu mulut dengan polisi. Adu dorong mulai terjadi. Najibullah langsung ditarik paksa oleh polisi dan diamankan menuju truk polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya dengan mahasiswa, adu mulut juga sempat terjadi antara wartawan dan polisi. Hal tersebut dipicu karena salah satu anggota kepolisian berusaha menghalang-halangi wartawan televisi saat akan mengambil gambar.
"Tas kamu itu yang lebay!" teriak petugas lainnya kepada wartawan.
Aksi mereda setelah 5 mahasiswa dibawa ke kantor polisi. Meski demikian, mahasiswa yang masih ada di lokasi masih dijaga ketat hingga wapres kembali melintas di lokasi tersebut.
Wapres Boediono berada di Semarang untuk menghadiri Dies Natalies Undip di kawasan Tembalang, Semarang dan meninjau persiapan rel ganda di Stasiun Alas Tuo, Genuk, Semarang.
(alg/trw)










































