Pemkot Surakarta Lakukan Studi Banding ke Kecamatan Tambora

Pemkot Surakarta Lakukan Studi Banding ke Kecamatan Tambora

Septiana Ledysia - detikNews
Selasa, 16 Okt 2012 11:06 WIB
Jakarta - Kawasan Tambora, Jakarta Barat, menjadi wilayah yang sangat rawan terjadi kebakaran tahun ini. Namun peristiwa ini tidak menyurutkan 60 orang pejabat pemerintahan kota Surakarta, Solo melakukan studi banding ke kantor Kecamatan Tambora.

Pantuan detikcom, Selasa (16/10/2012) rombongan hadir pada pukul 09.00 WIB dengan menggunakan bus berwarna biru sebanyak dua buah. Rombongan dari Solo yang mengenakan baju batik itu disambut Kepala Camat Tambora, Isnawa Adji. Rombongan lalu diajak berkeliling di kantornya.

"Saya akan perkenalkan lurah-lurah di kawasan Tambora dulu sebelum saya mulai presentasi saya," kata Isnawa di Aula Kantor Kecamatan Tambora, Jalan Pangeran Tubagus Angke, Jembatan Dua, Tambora, Jakarta Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah sesi perkenalan, Isnawa kemudian memaparkan apa kelebihan dan kekurangan kawasan di Tambora. Menurut Isnawa, Tambora merupakan kawasan yang sangat padat.

"Dari Januari udah 30 kali terjadi kebakaran. Daerah saya ialah daerah merah bagi Provinsi Jakarta," ujar Isnawa.

Isnawa dalam presentasinya juga mengatakan kekurangan kawasan Tambora ialah tata kota dan banyaknya pedagang kaki lima yang berjualan.

"Mohon maaf bapak ibu, kalau di Solo kan pedagangnya orang Jawa Tengah saja. Kalau di kawasan saya dari semua daerah ada. Hahaha," ujarnya sambil tertawa.

(spt/mok)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini