Ih! 6 Hewan Ini Berwajah Aneh dan Unik

Ih! 6 Hewan Ini Berwajah Aneh dan Unik

Nograhany Widhi Koesumawardani - detikNews
Selasa, 16 Okt 2012 09:39 WIB
Ih! 6 Hewan Ini Berwajah Aneh dan Unik
Jakarta - Tuhan menciptakan makhluk hidup beraneka rupa, mulai dari yang indah hingga yang berwajah aneh yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Seperti 6 hewan yang berwajah aneh ini. Seperti apa sih?

Berikut 6 hewan berwajah aneh seperti dilansir dari Mother Nature Network (MNN):

Hiu Jumbai

(Dok MNN)
Hiu jumbai (Chlamydoselachus anguineus) adalah hiu yang diduga dari zaman prasejarah, tak heran hiu ini disebut fosil hidup, karena keunikan rupa dan bentuknya. Ikan ini diduga terhambat proses evolusinya.

Hiu jumbai ini bentuknya unik dan aneh, panjangnya bisa mencapai 2 meter, sekilas mirip lele raksasa. Dia hidup di kedalaman 1.570 m, namun bisa pula ditemui di 50–200 m di kawasan Samudera Atlantik dan Samudera Pasifik.

Rahang hiu jumbai ini panjang seperti buaya, giginya keras, kecil dan tajam seperti berjumbai, namun tidak sekuat gigi dan gigitan hiu pada umumnya. Dengan gigi yang seperti itu, hiu jumbai memakan cumi-cumi, ikan-ikan kecil bahkan hiu kecil.

Aye-aye

(Dok MNN)
Aye-aye (Daubentonia madagascariensis) adalah lemur yang hidup endemik di Pulau Madagaskar. Matanya belok, telinganya lebar, dan lucunya makanan Aye-aye ini mirip seperti burung pelatuk dibanding bangsa primata.

Aye-aye ini memanjat pohon untuk menemukan belatung, hingga melubangi pohon untuk mencari belatung, kacang, larva semut, dan jamur. Jari-jarinya yang panjang sepertinya memang didesain untuk mengeruk dan melubangi pohon.

Aye-aye bisa juga makan buah, benih tanaman, hingga nektar bunga.

Gurita Dumbo

(Dok MNN)
Gurita dumbo (Grimpoteuthis), dinamakan demikian karena ada sirip yang tumbuh keluar dari kepalanya, membuatnya tampak seperti tokoh kartun Walt Disney, si gajah terbang Dumbo.

Dia hidup di laut yang sangat dalam, di kedalaman 4.828 meter . Matanya besar, tentakelnya kecil dan lucu sangat timpang dengan bodinya yang menggembung besar. Gurita ini menggunakan tentakel dan telinganya untuk bergerak, memakan cacing-cacing kecil, kerang dan udang-udangan di dasar laut.

Blobfish

(Dok MNN)
Ikan blobfish (Psychrolutes marcidus) ini aneh dan unik, wajahnya seperti wajah manusia yang memiliki mata, hidung dan bibir yang selalu manyun. Ikan ini hidup di dasar laut di kedalaman 600-1.200 meter di lautan sekitar Tasmania dan Australia.

Ikan ini tak bisa mengapung berenang karena tidak ada kantung gas yang memungkinkan ikan pada umumnya bisa mengapung. Namun tubuhnya kenyal seperti agar-agar, sedikit lebih berat dari air laut hanya membuatnya bisa berenang di dasar lautan untuk mencari makan.

Kepiting Kelapa Raksasa

(dok MNN)
Kepiting kelapa raksasa (Birgus latro), panjangnya bisa mencapai hampir 1 meter, bahkan bisa dibilang kepiting ini adalah artropoda terbesar di dunia yang hidup di darat.

Semakin dewasa, kerangka luar-nya (exoskeleton) semakin keras dan dia oun siap menghadapi dunia. Dia hidup menyebar di kepulauan di wilayah Afrika, Asia hingga Pasifik selatan.

Kepiting ini memakan buah kelapa, kacang-kacangan, buah-buahan hingga sari pati pohon yang tumbang. Namun sebagai omnivora, kepiting ini juga bisa memakan tikus kecil. Kepiting ini diduga bertanggung jawab atas hilangnya jasad Amelia Earhart karena dimakan bangkainya setelah hilang kontak di kawasan Samudera Pasifik.

Burung Shoebill

(Dok MNN)
Burung Shoebill (Balaeniceps rex) juga dikenal sebagau burung berkepala paus atau burung berkepala bangau. Ekspresinya yang berkerut itu juga membuatnya dijuluki burung berkepala sepatu (shoe-shaped bill).

Dia hidup di kawasan tropis di Afrika bagian timur, di rawa-rawa Sudan hingga Zambia. Tingginya bisa mencapai 1,5 meter. Populasinya yang berkisar 5 ribu - 8 ribu ekor membuatnya dikategorikan 'rawan' oleh BirdLife International.
Halaman 2 dari 7
(nwk/nrl)


Berita Terkait