"Bisikan itu seperti suara ayahnya. Dia kangen ayahnya karena sudah lama ditinggal ayahnya," ujar kuasa hukum Novi, Chris Sam Siwu, di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (15/10/2012).
Suara gaib itu kerap didengar Novi. Misalnya saja pada 11 Oktober lalu. Gara-gara suara gaib itu terdengar keras di telinganya membuat model majalah pria dewasa ini pusing dan bingung. Dia pun memacu Honda Jazz merahnya dan kemudian menabrak 7 orang di Taman Sari, Jakarta Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini Novi memang belum dijenguk keluarganya. Namun Novi sudah mengobrol dengan kakaknya. Saat ini semua keluarga anak bungsu dari 6 bersaudara ini berada di Medan.
Novi mengaku punya tekanan hidup yang berat. Sebab dia harus menanggung pengeluaran di rumahnya. Biaya kakaknya pun harus ditanggung oleh Novi.
"Dia sih senang membantunya. Tapi dia punya masalah yang bertubi-tubi, ditambah orang rumah nggak tahu dia punya masalah seperti ini. Ditambah juga pergaulan di Jakarta membuat dia depresi," tutur Chris.
Sedangkan rencana memindahkan Novi ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Chris mengaku belum mengetahui. Namun saat ini keadaan Novi jauh lebih baik.
"Dia sudah bicara normal, tidak terbata-bata. Dia juga pernah datang ke RS Jiwa beberapa waktu lalu karena punya riwayat depresi," tutur Chris.
(/nwk)










































