Kakor Brimob Bantah Anggotanya Terima Ancaman Via SMS

Kakor Brimob Bantah Anggotanya Terima Ancaman Via SMS

- detikNews
Jumat, 10 Sep 2004 16:27 WIB
Jakarta - Kepala Korp Brimob Brigjen Pol SY Wenas membantah isu salah seorang anggotanya menerima pesan layanan singkat (SMS) berupa ancaman bom sekitar 45 menit sebelum peledakan bom di depan Kedubes Australia."Tidak benar, tidak ada itu. Saya tidak pernah dengar itu," kata SY Wenas kepada detikcom di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (10/9/2004).Dalam kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar mengaku belum tahu tentang isu tersebut. "Saya akan tanya Pak Gorries dan dia belum lapor. Saya belum tahu apa yang dimaksud," imbuhnya.Kepala Satgas Antiteror Gorries Mere dikhabarkan dalam wawancara dengan televisi asing di TKP mengungkapkan, seorang anggota Brimob menerima ancaman via SMS sekitar 45 menit sebelum ledakan bom di Kedubes Australia. Isinya, akan terjadi di serangan teroris di kedubes barat jika Abu Bakar Ba'asyir tidak dibebaskan. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads