3 Bulan Pertama, Jokowi Diminta Bersihkan Pungli Layanan Publik

3 Bulan Pertama, Jokowi Diminta Bersihkan Pungli Layanan Publik

Ferdinan - detikNews
Senin, 15 Okt 2012 06:33 WIB
3 Bulan Pertama, Jokowi Diminta Bersihkan Pungli Layanan Publik
Jakarta - Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama hari ini dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Untuk kerja triwulan pertama, Jokowi-Basuki diminta membersihkan pungutan liar dari unit layanan publik.

"Pemprov DKI harus bersih dan melayani. Pelayanan kecamatan dan kelurahan harus jadi prioritas. Paling lama 3 bulan tidak ada lagi pungutan liar di DKI, semua harus berbasis IT," kata anggota fraksi PDIP di DPR, Dewi Aryani, Senin (15/10/2012).

Menurutnya, Jokowi harus segera menerapkan mekanisme pengaduan masyarakat untuk setiap unit pelayanan publik. Penerapan sanksi tegas bagi aparatur yang kedapatan mengutip pungli, kata Dewi harus dilakukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selain itu sangsi tegas pada aparatur ygan masih main mata, saya rasa Jokowi jago dalam hal ini. Semua pengadaan barang jasa melalu eprocurement, melakukan efisiensi penggunaan fasilitas dinas, dan menerapkan zona integritas," tutur Duta Reformasi Birokrasi Indonesia Universitas Indonesia ini.

Prosesi pelantikan Jokowi-Basuki akan dimulai pukul 10.00 WIB di Gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakpus. Usai pelantikan, Jokowi dijadwalkan menemui warga di halaman depan gedung dewan.

(fdn/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini