"Ya betul ada laporan kejadian itu (ancaman kekerasan dengan kapak) di Lampu Merah Permata Hijau," Kata Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama, Iptu Alfred, kepada detikcom, Minggu (14/10/2012).
Menurut Alfred, kejadian itu diketahui pihak kepolisian berkat laporan dari korban bernama Yenny. Korban mengalami luka di tangan akibat kapak yang diarahkan pelaku saat mengancam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini masih dilakukan penyelidikan," imbuh Alfred.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu terjadi pada Jumat malam (12/10) kemarin sekitar pukul 21.50 WIB. Saat itu korban terjebak kemacetan di Jalan R. Soepeno Permata Hijau, sekitar 20 meter sebelum lampu merah ke Belleza Permata Hijau.
Dalam kondisi mobil berhenti karena macet, tiba-tiba kaca mobil bagian driver digedor dengan keras. Secara spontan korban menurunkan jendela sekitar 10 cm, untuk mencari tahu siapa yang menggedor kaca mobilnya. Tapi tiba-tiba pengemudi dikerumuni oleh 4 orang remaja tanggung, dua diantaranya membawa kapak kecil, satu pelaku sebagai eksekutor, satu mengintimidasi dan sisanya berperan menutupi dan mengawasi keadaan sekitar.
Awalnya pelaku meminta HP korban, tapi karena tidak diberikan, pelaku meminta kunci mobil. Korban yang melawan menahan kunci itu dengan tangan kanan, namun secara tiba-tiba pelaku mengayunkan kapaknya. Spontan korban menahan dengan tangan kiri, akibatnya ia terluka karena kapak meski tidak terlalu parah karena kapak itu diketahui tumpul dan karatan.
Alhasil, pelaku berhasil merampas gelang dari tangan kiri yang terluka. Saat itu tidak yang mengetahui dan tak ada yang bisa menolong korban karena pelaku berpura-pura beraksi seolah sedang mengamen dan menutupi jalan. Akhirnya korban terselamatkan. Dia tertolong oleh lampu merah yang berubah ke hijau, yang membuat para pelaku kabur dengan sendirinya.
(/)










































