Peristiwa itu terjadi Minggu (14/10) pagi tadi sekitar pukul 04.00 WIB. Pria malang itu diketahui bernama Suriatan alias Aleng (38). Dia merupakan warga Gang Haji Sajir, Jalan Pahlawan Revolusi RT01 RW07 Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Informasi yang dihimpun, latar belakang aksi nekat Aleng adalah pertengkaran dengan istrinya pada malam harinya. Saat itu, istri Aleng meminta cerai, namun Aleng menolak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Istri korban, Rosmala (30) dan anak lelakinya yang bernama Tomi (4) menderita luka bakar cukup parah di sekujur tubuh. Sedangkan tiga anak korban lainnya Vika (10), Memei (9) dan Kenzo (8 bulan) berhasil diselamatkan warga yang juga berusaha memadamkan api.
Begitu api padam, pihak kepolisian dari Polsek Duren Sawit langsung melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran dan melakukan identifikasi korban. Sementara jenazah Aleng dibawa ke RSCM untuk diautopsi.
Kapolsek Duren Sawit Kompol Titiek Setyawati membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Pihaknya bahkan sudah memeriksa tiga orang saksi dari pihak keluarga.
"Nantinya dari hasil pemeriksaan akan terlihat apakah ada unsur tindak pidana atau tidak. Untuk sementara barang bukti yang disita ada baju korban, sambil menunggu hasil labfor," kata Titiek saat dikonfirmasi, Minggu (14/10/2012).
Titiek menjelaskan kondisi Rosmala dan Tomi kritis. Luka bakarnya hingga 80 persen. "Istrinya terkena luka bakar 80 persen. Dia masih belum bisa bicara banyak, anaknya yang berumur lima tahun kondisinya kurang lebih sama," tutur Titiek.
Titiek menambahkan dari hasil pemeriksaan sementara, diduga hubungan kedua pasutri tersebut memang kurang harmonis. "Komunikasi suami istri kurang, sementara keduanya sama-sama tidak berkerja," tutupnya.
(trq/nvt)











































