"Kalau ditanya koalisi, saya kok merasa agak risi ya," ujar Mega kepada wartawan usai penutupan Rakernas II PDIP di Kota Surabaya, Minggu (14/10/2012).
Menurutnya, 'nama' koalisi lebih baik diganti dengan kata kerjasama. Karena, Mega mengaku tidak mengerti arti sebenarnya dari kata koalisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kata kerjasama dengan partai politik lainnya, baginya lebih pas ketimbang koalisi. Jika koalisi, tidak diketahui tanggungjawab, hak dan kewajibannya. Serta belum tentu jumlah kursi parpol 'koalisi' nilainya sama.
"Bolehlah kata-kata kerjasama itu dengan partai lain. Karena arti kurang jumlah kursinya atau memang sebagai pendukung. Kebetulan menginginkan yang sama," ujarnya.
Apakah PDIP akan 'kerjasama' dengan partai lain pada pemilihan kepala daerah (pilkada) kabupaten/kota, pemilihan gubernur (pilgub) atau pemilihan presiden (pilpres). Istri dari Ketua MPR Taufiq Kiemas ini, akan menjadikan 'kerjasama' sebagai pertimbangan partai.
"Itu sebagai opsi, kita pertimbangkan dan semuanya akan dibawa ke rapat DPP partai (PDIP)," terangnya.
(/)










































