"Anggaran BPBD Nias Selatan sebesar Rp 1,3 miliar untuk tahun 2013. Tahun 2012 anggarannya Rp 900 juta. Jadi ada kenaikan Rp 400 juta. Karena kita dapat dua mobil lapangan, tenda 100 unit, maka biaya pemeliharaan bertambah, jadi sebetulnya tidak naik," kata Kepala BPBD Nias Selatan, Arototona Mendrofa kepada wartawan termasuk detikcom di Kepulauan Nias beberapa waktu lalu.
Selain telah menganggarakan dana tanggap bencana, lanjut Arototona, pada November 2012 mendatang pihaknya akan menerima bantuan dari BNPB Pusat berupa pembangunan shelter di beberapa titik wilayah di Nias Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain gempa dan tsunami, Arototona menerangkan, hampir semua wilayah di Kepulauan Niasn termasuk Kabupaten Nias Selatan juga kerap dilanda banjir dan longsor. Kasus tanah longsor dan banjir besar terjadi tanggal 30 November 2011 di Kecamatan Lahusa. AkibAtnya sejumlah infrastruktur rusak.
Terkait sudah banyaknya lembaga asing yang berakhir tugasnya seperti Survei AID dan MDF akhir tahun 2012 nanti. "Memang itu akan berakhir, tapi kita tidak tergantung ke bantuan, tapi kita berharap kepada putra daerah mau berupaya semuanya," pungkasnya.
(zal/ndr)











































