"Pemeriksaan terhadap Novi sudah dilakukan terhadap dokter. Pemeriksaan masih fisik tadi malam. Tadi pagi diambil darah. Hari ini belum ada perkembangan lebih lanjut, tapi pertama kali kami masuk kamar, mukanya masih pucat," ujar kuasa hukum Novi, Chris Sam Siwu usai mengunjungi kliennya di Rumah Sakit Sukanto Bhayangkara Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (13/10/2012).
Chris datang bersama kuasa hukum Novi yang lainnya, Ronny Talapessy. Mereka tiba di RS Polri sekitar pukul 10.37 WIB dan berada di sana selama setengah jam. Chris mengatakan saat ini Novi dirawat di kamar Cendrawasih 1 kelas satu, RS Polri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada (memar) di pergelangan, tangan, dan kaki. Saya rasa karena saat berontak ketika ditangkap," kata Chris.
Sebelumnya, Novi menabrak 7 orang, dua di antaranya anggota polisi yang sedang bertugas di perempatan Jl Ketapang, Taman Sari, Jakarta Barat pada Kamis (11/10) pukul 17.00 WIB. Perempuan berkulit putih itu juga menabrak penjual siomay dan penjual kopi yang sedang menyeberang jalan, serta 3 pengguna jalan. Kepada polisi, Novi Amalia (25) mengaku mengalami halusinasi setelah menenggak miras jenis Chivas dan pil ekstasi.
(/)










































