PM Howard: Target Teroris di Indonesia Berubah

PM Howard: Target Teroris di Indonesia Berubah

- detikNews
Jumat, 10 Sep 2004 11:58 WIB
Jakarta - Pemerintah Australia menyadari bahwa para teroris mungkin mengubah fokus target serangan mereka dari hotel-hotel bergaya Barat di Indonesia ke target lainnya. Demikian diungkapkan Perdana Menteri (PM) Australia John Howard.Belum lama ini, pemerintah AS mengeluarkan peringatan bahwa hotel-hotel yang diidentifikasi sebagai hotel Barat di Indonesia mungkin akan menjadi target serangan teror. Pemerintah AS dalam travel warning-nya juga mengimbau warganya untuk menunda kunjungan ke Indonesia.Dikatakan Howard, Australia juga telah memperbarui imbauan perjalanannya untuk Indonesia setelah peringatan yang dirilis AS tersebut. "Kami melakukannya, saya diberitahu awal pekan ini bahwa kami menerima beberapa indikasi bahwa kemungkinan fokus itu (teroris) akan berpindah dari hotel-hotel ke tempat lainnya," ujar Howard kepada Channel 9 seperti dilansir News.com.au, Jumat (10/9/2004."Namun tidak ada indikasi Kedubes Australia akan menjadi target," imbuh pemimpin negeri Kangguru itu. Howard membantah keterlibatan negaranya dalam perang di Irak telah menyebabkan Australia menjadi target serangan teroris. Menurutnya, Australia telah menjadi target teroris jauh sebelum keterlibatannya di Irak. "Serangan mengerikan di Bali terjadi sebelum itu," tutur Howard. "Kami merupakan target terorisme... itu karena cara hidup kami, itu karena siapa kami, bukan karena apa yang telah dilakukan," imbuhnya. (ita/)


Berita Terkait